Kas harus diawasi dalam kegiatan
sehari harinya karena kas merupakanalat yang bisa memperlancar kegiatan
operasional perusahaan, oleh karena itu kas dalam perusahaan harus dipisahkan
dalam pencatatan seperti pencatatan pengeluaran kas maupun pencatatan penerimaan
kas.
Dengan demikian akan diketahui
seberapa besar penerimaan dan pengeluaran kas pada periode tertentu dan bagian
penerimaan dan pengeluaran hendaknya terpisah dan memiliki tenaga tersendiri.
Dalam akuntansi kas dalam perusahaan terdiri dari kas kecil dan kas bsar. Kas
besar berari untuk transaksi yang jumlahnya relatif besar. Sedangkan kas kecil
addalah kas atau uang tunai yang digunakan untuk kepentingan operasional
perusahaan seperti pembelian kertas, pembelian perlengkapan, uang meeting,
langganan majalah dan lain lain.
Untuk operasional kegiatan sehari
hari yang relative kecil perusahaan sering menggunakan uang tunai karena lebih
praktis, mngingat tidak mungkin perusahaan menggunakan cek untuk keperluan hal
hal relaif kecil yang sifatnya operasional, dan unutk membiayai kegiatan kecil
kecil sering dikenal dengan istilah kas kecil
Metode perhitungan kas kecil terdiri
dari :
1. Sistem imprest : dimana system
ini dana akan selalu tetap jumlahnya tidak akan mengalami perubahan.
2. Sistem fluktuasi : Sistem ini akan
mengalami perubahan karena ssuai dengan transaksi yang ada.